Setelah lama absen, seri Mafia kembali. Kali ini bukan dengan dunia terbuka yang luas dan ratusan jam bermain, tapi lewat pendekatan yang lebih ramping: linier, naratif, dan selesai dalam waktu yang masuk akal. Judul terbarunya, Mafia: The Old Country, akan dirilis pada 8 Agustus 2025 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC, termasuk dukungan langsung untuk layanan cloud gaming GeForce Now.
Game ini membawa pemain kembali ke awal segalanya—Sisilia tahun 1905. Sebagai prekuel dari trilogi Mafia, The Old Country mengikuti jejak Enzo Favara, seorang pemuda yang perlahan naik pangkat dalam keluarga kriminal Don Torrisi. Ini adalah cerita tentang kehormatan, kekerasan, dan pengkhianatan di jantung dunia bawah tanah Italia selatan. Semuanya dikemas dalam tampilan visual baru berkat teknologi Unreal Engine 5.
Yang mencolok dari gim ini bukan hanya latarnya yang klasik, tapi juga format dan harganya. Versi standar dijual seharga USD 49.99 (sekitar Rp800 ribu), jauh lebih murah dari harga gim AAA pada umumnya yang kini nyaris menyentuh angka USD 70. Versi Deluxe (USD 59.99) menyertakan berbagai bonus kosmetik, senjata, kendaraan, serta buku seni dan soundtrack digital.
Lewat siaran persnya, pengembang Hangar 13 dan penerbit 2K menekankan bahwa The Old Country bukan gim yang dirancang untuk dimainkan terus-menerus seperti live-service game. “Kami ingin membuat cerita yang kuat, emosional, dan bisa diselesaikan tanpa mengorbankan waktu sehari-hari,” ujar Nick Baynes, Presiden Hangar 13. Presiden 2K, David Ismailer, juga menyebut pendekatan ini sebagai cara untuk melengkapi kebutuhan pemain yang ingin pengalaman mendalam tapi tidak berkepanjangan.
Sejumlah pengamat menyebut pendekatan ini sebagai “perlawanan halus” terhadap tren live-service games dan dunia terbuka yang kian melelahkan. Dengan menggandeng nostalgia dan efisiensi, The Old Country mencoba menyentuh pasar yang mulai lelah dengan format permainan yang tak pernah selesai.
Sumber berita: Euro Gamer, Polygon, Game Rant





Leave a comment