Switch 2 masih dijadwalkan rilis secara global pada 5 Juni.

Nintendo perlu menghabiskan miliaran dolar untuk membuka pabrik di Amerika Serikat”

Daniel Ahmad (Niko Partners Analyst)

Setelah Presiden Trump mengumumkan rencana tarif barunya yang kontroversial, Nintendo mengumumkan bahwa mereka menunda preorder di Amerika Serikat. Preorder yang awalnya dijadwalkan mulai pada 9 April kini ditunda tanpa batas waktu. Seorang perwakilan Nintendo mengonfirmasi bahwa keputusan ini diambil agar perusahaan dapat “menilai dampak potensial dari tarif serta kondisi pasar yang terus berkembang.” Dengan demikian, besar kemungkinan harga konsol ini akan mengalami kenaikan signifikan sebelum kembali tersedia untuk dipesan.

Seperti dilansir dari GameSpot, juru bicara Nintendo mengatakan:
“Preorder untuk Nintendo Switch 2 di AS tidak akan dimulai pada 9 April 2025 demi menilai dampak potensial dari tarif dan kondisi pasar yang terus berubah. Nintendo akan memberikan informasi lebih lanjut di waktu mendatang. Tanggal peluncuran 5 Juni 2025 tidak berubah.”

Konsol terbaru Nintendo ini sudah lebih dulu menjadi bahan sorotan—dan bahan lelucon—karena harganya yang mencapai $450 serta mahalnya game eksklusif yang akan dirilis. Setelah diumumkan, Mario Kart World menjadi berita utama sebagai game Nintendo termahal yang tidak menyertakan aksesori fisik apa pun. Dan tampaknya, harga-harga ini masih akan terus naik.

Selama beberapa bulan terakhir, para pakar telah berspekulasi bahwa tarif yang diajukan Presiden Trump akan membawa dampak besar bagi industri video game. Analis Daniel Ahmad dari Niko Partners menyatakan bahwa Nintendo kemungkinan besar akan “merasakan dampak” tarif terhadap negara-negara seperti Vietnam dan Jepang, tempat sebagian besar unit Switch 2 diproduksi. Analis MST Financial, David Gibson, mengatakan kepada Financial Times bahwa Nintendo sebenarnya telah mengirimkan lebih dari 350.000 unit Switch 2 ke AS sejak Januari, sebagai langkah antisipasi terhadap tarif tersebut. Sebelumnya juga sempat dispekulasikan oleh Piers Harding-Rolls dari Ampere Analysis bahwa “kenaikan harga Switch 2 pada 2026 mungkin akan terjadi” jika kebijakan tarif terus berlanjut.

Tentu saja ada yang berteori bahwa tarif ini bisa mendorong Nintendo untuk memproduksi Switch 2 di Amerika Serikat. Namun, Ahmad menilai hal ini sangat tidak realistis.

Nintendo perlu menghabiskan miliaran dolar untuk membuka pabrik di AS“, kata Ahmad. “Kemungkinan butuh waktu 4–5 tahun untuk menyelesaikannya. Belum lagi waktu dan biaya untuk membangun ulang infrastruktur rantai pasok serta mencari komponen (yang juga akan dikenai tarif karena diproduksi di luar AS). Mereka juga perlu merekrut, melatih, dan menggaji karyawan untuk mengoperasikan pabrik itu.”

Pada masa kepresidenan Trump yang pertama, tarif tidak berlaku untuk konsol video game karena para produsen berhasil melobi pemerintah agar diberi pengecualian khusus. Namun kali ini, tampaknya kita sedang menyaksikan konsekuensinya secara langsung.

Okemedia

sumber berita: Eurogamer, Gamespot

Leave a comment

Trending